Tuesday, March 14, 2017

Kesaksian Para Martir Kristen

Kesaksian Para Murid Yesus tentang Injil dan Kuasa Yesus Kristus adalah suatu kesaksian yang solid dan dapat dipercaya. Fakta bahwa para rasul bersedia mati dengan cara yang keji, menolak untuk menyangkali iman mereka dalam Kristus, menjadi bukti yang luar biasa bahwa mereka benar-benar telah menyaksikan kebangkitan Yesus Kristus.

Berikut Para Rasul dan Diaken dalam Alkitab yang mati sebagai Martir Kristen demi mengabarkan Injil Tuhan Yesus Kristus :

Martir dari antara 12 Murid Utama Yesus :

Dari 11 Murid Yesus yang masih hidup setelah Yudas Iskariot (yang menghianati Yesus) bunuh diri, 10 di antaranya kemudian meninggal sebagai Martir :

  1. Petrus :  disalibkan dengan posisi terbalik pada pemerintahan Kaisar Nero 
  2. Andreas : disalibkan
  3. Matius : dibunuh dengan pedang
  4. Yakobus anak Alfeus : disalibkan
  5. Filipus disalibkan di Etiophia tahun 54
  6. Simon orang Zelot disalibkan tahun 74
  7. Tadeus dibunuh dengan panah
  8. Tomas ditusuk tombak di Mylapore, Madras (India) tahun 72. Tempat kematiannya diabadikan dengan pendirian gereja “Mar Thoma” di India 
  9. Bartolomeus dikuliti hidup-hidup dan kemudian digantung di salib 
  10. Yakobus anak Zebedeus dibunuh dengan pedang tahun 44
Satu-satunya dari 11 Murid Utama Yesus (di luar Yudas) yang tidak mati sebagai "martir" adalah Yohanes. Yohanes pernah mau dibakar oleh Nero, namun api tidak bisa menghanguskannya bahkan pernah dihukum dengan digoreng dengan wajan panas berisi minyak, namun dia tidak mati. Itu sebabnya Kongres Roma memutuskan untuk menghukum dia dengan dibuang ke tempat terpencil (Pulau Patmos) dimana dia menulis Kitab "Wahyu".

Martir Kristen lainnya yang namanya tercantum di Alkitab :
  • Stefanus, mati dilempari dengan batu tahun 34  
  • Yakobus Saudara Yesus, meninggal akibat dirajam batu oleh tangan Ananias, Sang Imam Agung menurut kesaksian tulisan penulis sejarah Yosefus
  • Matias: dipenggal 
  • Markus sang penulis Injil Markus, diseret dengan kuda di Alexandria lalu kemudian dipenggal 
  • Lukas mati di tiang gantungan 
  • Rasul Paulus disiksa dan kemudian dipenggal di Roma pada tahun 67 oleh Kaisar Nero yang jahat.
Apakah mungkin mereka mati demi berita dusta? Mustahil berita Injil adalah dusta, karena orang tak akan mau disiksa sampai mati untuk sebuah kesaksian yang mereka ketahui sebagai dusta. 

Apakah mereka mati karena dibodohi oleh seorang pendusta? Mustahil berita injil adalah dusta, karena orang yang mengajarkan kebenaran pada para martir itu adalah Yesus sendiri, yang juga telah setia pada kesaksian-Nya saat disiksa dan bahkan sampai mati di atas kayu salib.

Yesus Kristus 2



Mengapa Para Rasul dan Diaken itu bersedia mati demi berita Injil?

Karena mereka yakin bahwa Yesus adalah Tuhan, yang telah mati disalibkan untuk menebus dosa manusia, dan telah bangkit dari kematian-Nya. Paulus mengekspresikan iman percayanya demikian :

Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia. Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. (1 Korintus 15 : 17 - 20)

Mereka percaya pada berita injil sehingga mereka tidak takut untuk mati sebagai Martir Kristen. Bahkan saat tahu bahwa kematiannya sebagai Martir sudah dekat, Paulus mengekspresikan keberaniannya demikian :

Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. (Kisah Para Rasul 20 : 24)

Paulus, dan para martir Kristen lainnya itu telah menjadi saksi kebenaran Injil, baik melalui kehidupannya mau pun kematian mereka.

Lalu apa yang dicatat oleh Alkitab mengenai pengakuan mereka tentang siapa itu Yesus Kristus?

Tomas : 
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20 : 28)

Simon Petrus :
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (Matius 16 : 16)

Rasul Paulus :
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama diatas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah akan mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah Bapa. (Filipi 2:6-11)

Stefanus :
"Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. (Kisah Para Rasul 7 : 59-60)

Yohanes :
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1 : 14)

Yakobus Muda : 
Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.(Yakobus 2 : 1)

Markus :
Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. (Markus 1 : 1)
Previous Post
Next Post

About Author

0 comments: